Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
GBP/USD menguat meskipun tarif otomotif Trump berlaku
Friday, 28 March 2025 00:27 WIB | GBP/USD |GBP/USD

Pound Sterling (GBP) menguat selama sesi Amerika Utara terhadap Greenback meskipun Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif otomotif pada semua mobil yang dibuat di luar Amerika Serikat (AS). Awalnya, selera risiko memburuk, tetapi telah membaik. Oleh karena itu, mata uang beta tinggi seperti Sterling menguat, dengan GBP/USD diperdagangkan mendekati 1,2930, naik 0,35%.

GBP/USD menguat karena selera risiko pulih, sementara Inggris berupaya keluar dari langkah-langkah perdagangan AS yang baru
Pada hari Rabu, Trump mengumumkan bea masuk 25% untuk mobil impor, berlaku mulai 2 April. Ia mengatakan akan mengumumkan tarif tambahan minggu depan.

Hal ini memicu reaksi di seluruh dunia, termasuk di Inggris Raya (UK). Menteri Keuangan Rachel Reeves mengatakan mereka bekerja sama dengan Gedung Putih untuk mendapatkan pengecualian dari tarif otomotif AS.

Data dari Society of Motor Manufacturers and Traders mengungkapkan bahwa AS adalah pasar ekspor mobil terbesar kedua bagi Inggris setelah Uni Eropa (UE).

Selain itu, data ekonomi AS mengungkapkan bahwa jumlah warga Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran naik di bawah perkiraan 225 ribu, meningkat sebesar 224 ribu dalam minggu yang berakhir pada 22 Maret. Data lain menunjukkan bahwa PDB untuk kuartal terakhir tahun 2024 dikonfirmasi sebesar 2,3% QoQ, naik dari 1,9%, sedikit di bawah perkiraan 2,4%, dan Penjualan Rumah Tertunda turun 3,6% YoY pada bulan Februari, meskipun membaik dibandingkan dengan penurunan 5,2% pada bulan Januari.

Menjelang minggu ini, agenda ekonomi Inggris akan menampilkan data Penjualan Ritel. Di seberang lautan, investor mengamati pidato pejabat Federal Reserve (Fed) bersamaan dengan rilis pengukur inflasi favorit Fed, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE).(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS